Carita Rakyat Malind; Penjarahan oleh seorang pemuda

Jumat, 21 Januari 2022 03:36:55 | By Update Berita

Narasumber            : Isaias J. Ndiken

Asal Cerita               : Kampung Alaku, Distrik Okaba

Pada zaman dahulu kala disebuah dusun hiduplah sekelompok laki-laki, mereka adalah Nggais Wanangga. Kehidupan mereka selalu dipenuhi dengan berburu hewan dan menangkap ikan dirawa-rawa.  Alat yang selalu mereka pakai untuk melakukan kegiatan tersebut adalah panah dan jaring yang biasa disebut dalam bahasa malind yaitu kipa.

Suatu ketika datanglah seorang pemuda yang ingin berbuat jahat kepada nggais wanangga. Pemuda itu, yang dalam bahasa malind disebut nggais Wananggib. Dengan perasaan takut nggais wanangga menerima nggais wananggib sebagai teman atau sahabat. Akan tetapi niat dari nggais wananggib ini datang untuk mencuri semua persediaan dari nggais wanangga.

Untuk menjalankan aksinya itu, nggais Wananggib mengajak nggais wanangga untuk berenang di sungai. Ajakan itupun, diterima oleh nggais Wanangga dan merekapun menuju ke sungai untuk berenang bersama.

 Saat berenang bersama, nggais wananggib menyampaikan kepada nggais wanangga untuk mencarinya saat dia menyelam dengan menggunakan kakinya. Permainan ini, biasa dilakukan oleh para pemuda saat berenang di sungai. Lalu nggais wananggib pun menyelam, karena kecerdikannya dia mampu menghindar dari sergapan nggais wanangga, yang terus mencarinya. Pada saat nggais wanangga sendang mencari di air, cepat-cepat nggais wananggib naik keatas lalu mengambil persediaan makanan dan alat-alat berburu dan menangkap ikan lalu pergi. Mengginggalkan nggais wanangga yang terus mencarinya.

Ketika itu pula, nggais wanangga pun sadar bahwa ia telah ditipu oleh nggais wananggib yang telah mengambil makanan dan alat-alat berburu serta jaring ikan miliknya. Sambil duduk diatas pasir nggais wanangga menangisi dan menyesali karna telah mempercayai nggais wananggib yang sudah dianggap sebagai saudaranya.

Pesan moral dari cerita ini:

  1. Kita tidak boleh mengambil milik orang lain dengan cara yang tidak benar.
  2. Kita wajib menjaga amanah dari sebuah ikatan persahabatan maupun keluarga yang kita bangun.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments