Ustad M. Tahir Sulaiman, Lc : Pentingnya Meneladani Akhlak Rasulullah Muhammad SAW

Minggu, 16 Oktober 2022 10:21:39 | By UB- 203
Ustadz Sulaiman Saat Ceramah/UB

UPDATEBERITA. ID Mappi – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mappi menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat Mesjid Raudahtul Jannah di Kepi dengan ” Tema Melalui Teladan Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Solidaritas Antar Umat Beragama Dan Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, Minggu (16/10/2022).

Hadir pada kesempatan itu Pejabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, Kepala Kantor Urusan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi, Bimas Kristen Kemenag Kabupaten Mappi, Bimas Islam Kemenag Kabupaten Mappi, Ketua PKM se Kabupaten Mappi, Ketua Ormas, TNI/POLRI,Tokoh Masyarakat, Paguyuban kelompok masyarakat serta Seluruh Umat Muslim Muslimat di Kepi.

Menghadirkan penceramah yaitu Al Ustad Muhammad Tahir Sulaiman beliau adalah Imam Besar Mesjid Agung Mimika dan juga pimpinan Pondok Pesantren DDI Mimika.

Ustad Muhammad Tahir Sulaiman dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya meneladani ahlak Rasulullah Nabi Muhammad SAW yaitu Ta’awun artinya tolong menolong. Menurut istilah dalam ilmu aqidah dan akhlak, pengertian ta’awun adalah sifat tolong menolong di antara sesama manusia dalam hal kebaikan dan takwa.

Dalam ajaran islam, sifat ta’awun ini sangat diperhatikan, hanya dalam kebaikan dan takwa, dan tidak ada tolong menolong dalam hal dosa dan pelanggaran atau keburukan.

Oleh karen itu sifat ta’awun atau tolong menolong merupakan akhlak terpuji Nabi Muhammad SAW , Ustad juga menambahkan sifat selanjutnya Toleransi dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah tasamuh.

Secara bahasa toleransi berarti tenggang rasa. Secara istilah, toleransi adalah sikap menghargai dan menghormati perbedaan antar sesama manusia. Allah SWT menciptakan manusia berbeda satu sama lain. Perbedaan tersebut bisa menjadi kekuatan jika dipandang secara positif. Sebaliknya, perbedaan bisa memicu konflik jika dipandang secara negatif.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Jadi, katanya perbedaan dan kebhinnekaan itu adalah rahmat dan anugrah Tuhan. Allah SWT dengan sengaja menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan latar belakang bangsa, suku, agama, bahasa, warna kulit, dan lain sebagainya. Karena itu, Allah SWT memerintahkan satu sama lain agar “lita’arafu”, yaitu saling mengenal dan bekerja sama.

“Jaminan rasa aman saling membantu ketika ada musibah terjadi antara tetangga semoga saya berharap saudara-saudaraku di Kabupaten Mappi dapat meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, ” tuturnya

Disela acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW , Ustad Muhammad Tahir Sulaiman beserta Tim dari Kabupaten Mimika memberikan Mushaf Al-Quran Kepada Ketua Pengurus Kesejahteraan Mesjid (PKM) Se- Kabupaten Mappi dan TPQ di Kabupaten Mappi.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments